quote-2

Gue sangat mengidolakan Gigi di masa remaja. Band yang komplit, dari sisi performance, komposisi dan personelnya secara individu. Waktu ditawarkan masuk Gigi, ini seperti sebuah garis hidup bermusik gue yang dikasih oleh Allah SWT. Anugerah sangat besar yang gue dapat. Gigi adalah mimpi gue, dan gue dikasih mimpi itu. Mimpi sudah di tangan gue, gue harus jaga mimpi ini biar tetap indah terus. Itulah kenapa gue sangat bersemangat menjadi bagian dari Gigi.

quote-1

Gusti Erhandy Rakhmatullah lahir pada 10 Maret 1980 di Banjarmasin. Ayahnya adalah wartawan yang kelak mendirikan surat kabar Banjarmasin Post, namun sangat mendukung minat anak-anak dan keponakannya dalam bermusik. Beliau sampai mendirikan studio dan sekolah musik yang semuanya diberi nama Pawakha. Kiprah Hendy sendiri di dunia musik berawal sejak usia 6 tahun, ketika tertarik pada drum dan ikut bermain di Pawakha ’87, band yang terdiri dari kakak dan sepupu-sepupunya. Hendy juga ikut di Little Pawakha, trio musisi cilik seumuran yang memainkan lagu-lagu AKA, Anthrax, Iron Maiden dan Kiss. Kiprahnya sebagai drummer saat SD dan SMP membuatnya cukup dikenal di Banjarmasin.

Seperti halnya banyak musisi muda se-Indonesia yang ingin berkembang, Hendy pun hijrah ke Jakarta dan berguru pada drummer ternama Gilang Ramadhan. Ia juga terlibat dalam band rock bernama Fresh yang berupaya menembus industri musik Indonesia, namun tak kunjung berhasil rekaman setelah berjalan empat tahun. Akhirnya band itu bubar, padahal sudah beberapa kali ganti tipe musik dan nama menjadi Fresher dan Pawakha.

Lewat Gilang, Hendy masih bisa mendapat banyak pekerjaan sebagai drummer bagi yang membutuhkan. Itu yang membuatnya bermain di Big City Blues, yang beranggotakan musisi-musisi senior seperti Donny Suhendra dan A.S. Mates. Ini sebuah tantangan besar bagi Hendy yang masih berusia 19 tahun dan lebih menggemari band-band rock seperti Pearl Jam, Red Hot Chili Peppers dan Creed, sedangkan di Big City Blues harus belajar menahan diri dalam memainkan blues dan jazz.

Permainannya di Big City Blues yang sering tampil di acara blues yang disiarkan TVRI menarik perhatian Yockie Suryoprayogo, yang mengajaknya ikut bermain dalam konser Rock Opera yang menggabungkan musik rock dengan unsur musik etnik dan teater. Rupanya permainannya di Rock Opera cukup mengesankan, sehingga tak lama kemudian Erwin Gutawa mengajak Hendy bermain bersama orkestra untuk acara Bali for the World, lalu melibatkannya sebagai musisi pengiring dalam konser-konser besar Chrisye, Krisdayanti dan Ruth Sahanaya. Berkat Erwin, Hendy juga mulai berkecimpung di dunia session player dan ikut rekaman untuk Ari Lasso, Krisdayanti, Titi DJ, Reza dan Setiawan Djody. Hendy juga kembali diberi kepercayaan oleh Yockie untuk berpartisipasi dalam peristiwa bersejarah, yakni mengiringi reuni Kantata Takwa dalam konser Kesaksian 2003, yang ditonton puluhan ribu orang dan merupakan penampilan pertama grup super itu sejak tahun 1998.

Lalu Hendy ditawar untuk bergabung dengan Telor Ceplok, band berisi anak-anak muda yang kemudian berubah nama menjadi Omelette. Setelah terbiasa menjadi yang termuda di berbagai band, kini Hendy menjadi yang tertua dan harus beradaptasi. Kebetulan Omelette berada di bawah manajemen yang sama dengan Gigi, dan proses pembuatan album mereka juga melibatkan Dewa Budjana dan Thomas Ramdhan.

Alhasil, Hendy berada di tempat yang tepat ketika Gigi butuh drummer. Di tahun 2004, Budhy Haryono mengalami masalah pribadi yang membuatnya terpaksa istirahat, sedangkan Gigi masih ada komitmen untuk menyelesaikan album soundtrack untuk film Brownies. Karena tak bisa lama-lama menunggu, Gigi mengajak Hendy atas rekomendasi Budhy. Sebagai penggemar Gigi sejak usia remaja yang juga mengidolakan Ronald Fristianto dan permainannya di tiga album awal, tentu saja Hendy antusias menyambut tawaran itu. Pengalamannya bermain dengan musisi-musisi senior juga menjadi bekal bagus baginya untuk berada di band yang selisih umurnya 9 hingga 17 tahun lebih tua darinya. Budjana, Thomas dan Armand Maulana pun sangat terbuka terhadap ide-ide Hendy dan membebaskannya untuk bermain dengan gayanya sendiri.

Karena merasa semakin cocok dan memberi penyegaran lewat permainannya yang dinamis, maka Hendy diangkat menjadi personel tetap Gigi setelah penggarapan album religi Raihlah Kemenangan di tahun 2004. Keberadaannya di Gigi yang sudah mencapai 13 tahun ini otomatis menjadikan Hendy sebagai drummer Gigi untuk waktu yang lebih lama dibanding kedua pendahulunya, sebuah posisi yang akan dipertahankannya sebisa mungkin.

Selain Gigi, Hendy juga menjadi drummer Ligro, trio jazz rock fusion yang juga beranggotakan gitaris Agam Hamzah dan bassis Adi Darmawan, dan telah menghasilkan tiga album, yakni Dictionary (2008), Dictionary 2 (2013) dan Dictionary 3 (2015).

quote-2

Gigi itu bukan hanya sebuah band, tapi layaknya sebuah keluarga. Gue menemukan sebuah kehangatan, kenyamanan bermusik, tempat belajar, belajar untuk terbuka, toleransi dan ditantang untuk kreatif terus. Semua yang ada di Gigi tulus dan total dalam bermusik, hidupnya hanya dari musik. Alhamdulillah gue sudah 13 tahun di Gigi, harus gue jaga terus.

quote-1